CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS

Kamis, September 03, 2009

GET MARRIED

Ini nih, tulisan ini tercipta karena syndrome abis baca cerita tentang pernikahan yang ditemani lagu ‘My Everything’nya Glenn Freddly.
Hahahahaaa……….

Langsung deh, pikiran melayang-melayang terbang entah kemana…..;p

Jadi kepikiran pingin punya pacar (kkkkkk.........akhirnya terucap juga kata-kata ini), kepikiran pingin dilamar (qiqiqiqi..........) n puncaknya kepikiran gimana ntar saya menikah!

Huffhhh..........kok rasanya jaaaauuuuuhhhhhhh banget ya kalo mikir tentang pernikahan. Secara kenyataan di depan saya sekarang aja sama sekali ngga menunjukkan tanda-tanda kearah sana.

Nyaris 24 tahun, tapi pacar aja belum punya, yang lagi PDKT juga sama sekali ngga ada. Padahal umur ideal pernikahan bagi seorang wanita 25 tahun n now I’m almost 24.

Buat nyiapin segala sesuatu yang dibutuhin waktu menikah aja ga kurang dari 1 tahun. Lha ini? Jangankan nyiapin kebutuhan buat menikah, ada tanda-tanda mau punya pacar aja sama sekali belum. Terlintas di pikiran saya siapa yang bakal jadi pasangan hidup saya kelak juga nol besar, ngga ada bayangan sedikitpun. So, kalo dilogika, jelas ngga mungkin saya bakal menikah di umur 25, umur 26 pun sepertinya masih sangat sulit.

Untungnyaaa........saya bukan tipe cewek yang punya impian buat menikah muda. Bahkan saya baru kepikiran buat menikah, waktu ntar umur 27. jadi ngga terlalu membebani saya.

Tapi, buat sebagian dari kalian mungkin ini adalah masalah besar. Mungkin diantara kalian sudah ada yang mulai goyah, terlebih ketika melihat satu persatu teman-teman kalian pada punya pacar bahkan ada yang sudah menikah dan memiliki buah hati. Belum lagi desakan dari orang tua kalian, pertanyaan-pertanyaan dari keluarga besar maupun sindiran teman-teman, hmmm.....saya tau ini ngga mudah guys.

Bagi kita kaum cewek, semuanya menjadi sangat sensitif ketika usia kita menginjak 20 tahun bahkan akan lebih sensitif saat kita berada di angka 25.

Kekhawatiran-kekhawatiran itu sedikit banyak mulai mengusik kehidupan kita. Khawatir ntar menikahnya telat, khawatir bakalan dapet PH yang sudah pernah menikah (secara semakin kita tua pastilah semakin sedikit stock manusia yang masih bener-bener berstatus single ;p), khawatir pada akhirnya Tuhan emang bener-bener ngga kasih PH, khawatir dipandang negatif sama orang-orang disekeliling kita, khawatir dicap ngga laku dan sederet kekhawatiran-kekhawatiran lainnya.

Tetap arahkan mata kita kepada Tuhan guys. Ini kuncinya. Saya tau ini ngga mudah.
Namun Dia dapat membuat segala kemustahilan menjadi nyata. Bahkan seakan semua pintu rasanya sudah tertutup pun, Dia mampu membukakannya bagi kita.

Jika saat ini Tuhan ijinkan kita untuk masih menunggu, itu berarti masih ada suatu hal yang ingin Tuhan ajarkan.

Didalam Kristus ngga ada yang sia-sia. Bahkan ketika kita merasa penantian itu sudah cukup lama, itupun tidak sia-sia.

Ia bukanlah Allah yang mengecewakan. Ia juga bukanlah Allah yang pernah berhutang. Jadi, setiap doa yang kita naikkan, setiap pujian penyembahan yang kita panjatkan bahkan setiap air mata yang pernah jatuh dari pelupuk mata kita, semuanya itu Dia perhitungkan. Semuanya itu ngga pernah keluar dengan sia-sia.

Jadi tetaplah bertekun guys, tetaplah berdoa, dan tetaplah harapkan hal-hal yang besar terjadi dalam hidup kita.

Tetaplah arahkan mata kalian kepadaNya. Ikuti saja jalan Tuhan. Ikuti saja arus Tuhan. Maka kau akan melihat kemulianNya Ia nyatakan secara luar biasa atas kita, tepat pada waktuNya.