CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS

Sabtu, Juli 04, 2009

Tuhan Orang-Orang Lemah

Guys, sewaktu menulis ini, saya sedang berada dalam sebuah ketakutan yang teramat sangat. Saya takut ngga mendapat pekerjaan. Lebih dari itu, Saya sangat takut pada akhirnya nanti saya mendapat sebuah pekerjaan karena bantuan ”orang dalam”. Saya sangat takut pada akhirnya nanti saya mendapat pekerjaan dengan menggunakan uang. S.A.YA..S.A.N.G.A.T..T.A.K.U.T.

Kalian juga pasti udah ngga asing lagi kalo jaman sekarang ini udah sering banget kita denger seseorang diterima di instansi A karena nyogok berapa puluh juta bahkan ada yang sampai ratusan juta, or seseorang diterima di instansi B karena sodaranya or temen bokap nyokapnya ada yang kerja disitu. Yeah emang udah biasa banget hal kayak gini terjadi di Indo.

Tapi guys, jujur saya bener2 ngga mau terlibat dengan cara2 seperti ini. Saya ngga mau.

Beberapa hari lalu, mama saya sempat minta tolong sodara saya buat nyariin kerja untuk saya, dia ini punya banyak kenalan pengusaha2 gitu, tapi di depan sodara saya itu dengan tegas saya menolaknya. Saya ngga mau mendapat pekerjaan dengan cara2 yang melenceng, walo sampai sekarang saya masih menjadi job seeker tapi saya tetap mau nurut sama Tuhan. Saya tetep mau cuman Tuhan yang ngasih pekerjaan. Saya mau, jika nanti saya dapet kerja, itu benar2 dari Tuhan, benar2 Tuhan yang kasih, bukan karena orang lain ataupun uang.

Tapi barusan tadi, ditengah kehancuran hati saya karena (lagi2) saya gagal diterima di sebuah instansi, saya flash back sikap saya dihadapan sodara saya itu. Apa iya, saya menolak bantuan sodara saya karena bener2 saya tunduk pada Tuhan? Apa iya, saya menolak bantuan sodara saya karena saya bener2 mau, hanya Tuhan yang kasih kerja buat saya? apa hanya itu? Apa ngga ada motif lain dibalik itu?

Dan saya baru menyadari, bahwa sesungguhnya bukan hanya itu satu2nya alasan penolakan saya. ada motif lain dibalik penolakan itu, yaitu saya ngga mau harga diri saya jatuh dihadapan semua orang.

Selama ini semua orang mengenal saya sebagai seorang yang pintar, selalu diterima disekolah2 favorit dengan cara yang sangat mudah. Dan karena itulah saya ngga mau reputasi baik saya ini hancur cuman karena saya dapet kerja dengan menggunakan uang, dengan bantuan ”orang dalam”, dengan bantuan orang lain.

See..........did you think I’m arrogant person??

Saya baru menyadari ada hal lain dalam diri saya, bahwa yeah…………ini sifat arogansi saya. saya terlalu sombong terhadap diri saya sendiri dan orang lain. Saya menolak bantuan sodara saya bukan semata2 hanya untuk Tuhan, namun juga untuk diri saya, untuk mempertahankan harga diri saya. Dan pada akhirnya lagi2 saya sangat takut, saya takut ini justru akan menjadi boomerang buat saya. kesombongan saya justru akan menghancurkan saya, menghancurkan rancangan Allah dalam diri saya. Saya takut Tuhan akan marah pada saya, saya takut sifat ini justru membuat saya kehilangan janji2 Allah yang telah Ia rancang bagi masa depan saya. Saya sangat takut.

Namun, di tengah ketakutan saya, saya teramat sangat bersyukur kepada Tuhan, karena ketika tadi saya membuka-buka tulisan2 Grace, saya menemukan sebuah artikel yang sangat menghibur dan menguatkan saya.

Walau sampai saya menulis ini hati saya masih diliputi ketakutan dan keraguan apakah Tuhan mengampuni dosa saya ini, saya mau tetap terus berserah dan berserah

Tuhan justru dateng untuk orang-orang berdosa!! Yang Tuhan cari justru orang-orang yang lemah, yang tidak mampu mengendalikan pikiran, yang mudah gagal, yang tidak bisa mengatasi kebiasaan buruk, yang gampang tergoda. Orang-orang seperti itulah yang Tuhan cari ...
Guys, setiap orang punya kelemahan. Mungkin kelemahan kalian berbeda dengan kelemahan saya. Ketika kita sadar bahwa diri kita begitu bobrok, begitu lemah, begitu tidak berdaya, jangan kita merasa malu justru menyembunyikan kelemahan kita.
Sebaliknya guys, saat-saat dimana kita hancur, remuk, tidak berdaya justru saat yang paling indah ... kenapa??
Karena ketika kita mengakui ketidak berdayaan kita itulah, tangan Tuhan bekerja dengan begitu luar biasa! Ketika kita tidak mampu, itu adalah saat mukjizat Tuhan terjadi. Keajaiban kasih karunia Tuhan tidak muncul ketika semua baik-baik saja ... God’s miracles muncul justru di tengah masalah dan konflik.
2 hal yang harus kita ingat.
- Tuhan datang untuk menyelamatkan orang berdosa. Kalau anda berdosa ... SELAMAT!! Anda orang yang dicari oleh Tuhan! :)
- Justru lewat kelemahan-kelemahan kita, kuasa Tuhan itu nyata. Bagaimana membuat kuasa Tuhan nyata lewat kelemahan kita? Akui kelemahan kita di hadapan Tuhan. Setelah kita akui, kita serahkan dan lakukan apa yang Tuhan perintahkan. Kita akan melihat kemuliaan Tuhan nyata atas hidup kita.
GRACE SURYANI LIEM

0 komentar: